Minggu, 29 Januari 2012

Intip Tetangga


 




Mission Imposible kali ini akan membahas masalah tentang dunia percontekan di tanah air, hahaha.







Tapi sebelumnya saya mau ngucapin selamat menempuh UAS bagi mahasiswa seluruh Indonesia,khususnya Universitas Gunadarma yang akan mengadakan UAS secara besar-besaran hari senin,13 Januari 2012. Good luck ya!
Teman-teman pasti pernah melihat temannya mencontek bukan? atau malah mengalami sendiri? Bagaimana rasanya? Deg-deg an? Was-was ? atau apa? Saya yakin jawabannya pasti macam-macam.

Jujur,saya sendiri pernah mencontek. Baik dalam skala kecil maupun besar tapi namanya tetaplah mencontek. Tapi apa yang saya dapatkan? nothing! hanya hitam di atas putih,nilai bagus dan selangit,tapi rasanya tidak ada kebanggaan atas itu semua. Hahaha... benar bukan? Gelas kosong tetaplah kosong walaupun dari luar diwarnai sedimikiaan rupa agar seperti ada air di dalamnya.

"Barang siapa yang mencurangi kami,maka bukan dari golongan kami (HR.Muslim)"


Nyontek,merupakan suatu kecurangan yang pernah diperbuat. Menghalalkan segala cara untuk mendapatkan nilai terbaik atau tertinggi dikelas. Tapi,setinggi langit ketujuhpun nilainya,pastilah tetap hina dimata Allah SWT. Teman-teman masih ingat bukan


"Dan Allah Maha Melihat atas segala sesuatu yang kalian kerjakan".

Walaupun kebiasaan mencontek itu sangat susah ditinggalkan,paling tidak saya berusaha untuk tidak mengenalinya lagi. Cara instan yang menyesatkan,bahkan merugikan di akhir nanti. Nyontek sama halnya dengan judi,kesenangan sesaat untuk bencana diakhir nanti.

Teman-teman pasti tau bukan? Indonesia merupakan negaranya pengangguran. Pemuda malas-malasan,tapi yang tua banting tulang. Suatu kesalahan besar untuk menjadi negara maju. Tau alasannya kenapa? Yap! Pengangguran itu terjadi karena ilmu yang dimiliki pas-pasan. Katanya sarjana ekonomi,tapi istilah inflasi,deflasi saja tidak tahu. Mana ada perusahaan yang menerima pegawai seperti itu? Benarkan?


Bagaimana teman-teman? masih mau nyontek? saya sih ngga mau lagi. Mudah-mudahan kesusahan di hari ini bisa dibayar di akhir nanti. just hold that sentences

Trus bagaimana supaya tidak nyontek?
saya sendiri masih bingung sih. Tapi pastinya harus belajar. Walau bagaimanapun,belajarlah dengan tekun dan kumpulkan motivasimu dalam belajar. Perhatikan foto orang tuamu,atau penyemangat lainnya. Lihat foto pacar yang nunggu di kampung,atau malah foto musuh (Musuh secara sehat) agar kamu lebih berusaha lebih baik daripada dia.

Kalau ngga,kamu cari teman-temanmu SMA dulu di facebook. Mungkin di antara mereka sudah ada yang punya mobil,keliling dunia,punya kegiatan keren dan sebagainya. Dan kamupun pasti termotivasi melakukan hal yang lebih baik darinya. Yakni kuliah yang bener,kalo udah kerja hura-hura dah! hahaha.
Tapi yang jelas,selalu diiringi dengan doa.Kan Allah selalu mengabulkan doa hambanya,kalau hambanya telah memenuhi kewajibannya. Salah satu kewajiban kita yaitu berbuat baik. Mencontek bukanlah berbuat baik. Tinggalkan mencontek,dan teriakkan "Ayo Jujur!"

Mission Imposible ini,akan menjadi Posible jika kemauan yang keras untuk meninggalkan dunia contek-mencontek. Itu semua tergantung dirimu sendiri,mau kesenangan sementara atau yang abadi? Itu pilihanmu kawan . :)

Mudah-mudahan bermanfaat :)

Jumat, 27 Januari 2012

Malam Punya Cerita

malam itu hidup
hidup untuk menjaga bulan dan bintang
hidup untuk terus melihat sinar dalam gelap

malam itu kamu
yang terbiasa bicara lewat sinar
indah.. menyilaukan

malam itu juga aku
yang menggenggam segala ketakutan dalam sebuah kenangan
serta kekalutan dalam ketidakpastian

malam itu cerminan kita
berbisik lirih dalam rintih yang menyayat hati
memanggill luka saat semua tertawa
membawa duka saat semua terpendam

sesekali ingin kutinggalkan malam
menjemput pagi bertemu mentari
karena kutahu,
akan selalu ada senyummu menyapaku bersama pagi

mengecup mesra dahiku
memeluk dingin tubuhku
saat embun berlomba turun bersama bunga yang bermekaran

kenangan yang melukaiku !!

aku ingin pergi dan berlari
lalu akan kutemui siang
untuk membakar habis perasaanku lewat teriknya
melelehkan segala hasrat untuk bersamanya

aku bosan menyimpan rasa
dan aku lelah mengharap cinta

tapi hujan menahanku
membiarkan rasaku tumbuh dan tumbuh sampai ku mau
tak peduli sekuat petir memaksaku jatuh dan tak bangun lagi

tak mungkin
tak mungkin petir ini mengalahkanku
aku masih berharap selalu ada pelangi setelah hujan berlalu.....







Senin, 02 Januari 2012

Tulisan Ilmiah Populer


Bahaya Pewarna Pakaian Pada makanan
“ini neng ada kue cucur, cakep banget dah warnanya, merah nyala tuh. . . .” seorang ibu-ibu menawarkan kue cucur ke tetangganya. Sebelumnya pagi tadi ibu-ibu itu membeli ‘sepuhan’ biasa orang menyebut pewarna pakaian. Bukan salah lagi sepuhan tadi digunakan untuk membuat kue cucur, karena setelah ditanyakan ‘untuk apa sepuhan itu?’, ibu-ibu tadi menyebut untuk membuat kue cucur.
Hal ini ironis namun sudah terbiasa dikalangan masyarakat awam. ‘yang penting tampilannya bagus’. Begitulah komentar mereka yang menggunakan pewarna pakaian untuk makanan. Padahal zat yang terkandung di dalam pewarna tersebut, sangatlah berbahaya. Zat kimia pembentuk warna tekstil dapat mengendap karena sulit dicerna oleh tubuh. Sehingga jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama, akan memberatkan proses kerja hati. Dengan kata lain menurunkan fungsi hati hingga menyebabkan kanker.
Awamnya masyarakat terhadap bahaya pewarna tekstil menjadi salah satu factor nomor satu dalam penggunaannya. Bagi para pedagang nakal, pewarna tekstil dipilih karena harga yang jauh lebih murah dan hasilnya lebih kuat atau lebih menarik dalam segi tampilannya. Sudah sering sosialisasi di gembar-gemborkan untuk menekan penggunaan pewarna tekstil pada makanan, namun kesadaran para pemakai yang masih kurang ditanggapi dengan baik.
Padahal  ramuan tradisional sudah sangat popular digunakan dari zaman dahulu. Seperti kunyit, daun ketapang atau yang lainnya. Namun tetap saja orang-orang enggan menggunakannya dengan alasan ‘repot mengolahnya’.
Sebagai manusia yang telah mengerti dan sadar akan bahaya pewarna tekstil untuk dimakan, sudah sepantasnya kita menjauhkan diri dari penyebab penyakit seperti disebutkan tadi. Mengingatkan kepada sesama serta terus melanjutkan pola hidup sehat. Mulai dari hal kecil seperti makanan yang kita makan setiap hari.

Kerangka Karangan ( tempe bongkrek )

Kerangka karangan
I.            Pengertian tempe bongkrek
I.i                  Asal tempe bongkrek
I.ii                Bahan Utama tempe bongkrek

II.          Alasan berbahaya-nya tempe bongkrek
II.i    Bakteri pembentuk bakteri bongkrek
II.ii   Efek samping bakteri bongkrek
II.iii  Alasan orang sering mengkonsumsi tempe bongkrek

III.       Langkah sosialisasi kepada warga
III.i      Mengumumkan bahaya bakteri bongkrek
III.ii  Adanya hasil uji laboratorium tentang bakteri bongkrek
III.iii  Kesepakatan mencari makanan pengganti tempe bongkrek